Klik nomor untuk langsung menghubungi kami
Hubungi kami,klik disini
percetakan online, Percetakan terdekat, percetakan cimahi, percetakan sukabumi, cetak stiker online, cetak brosur online, cetak kalender online
percetakan online, Percetakan terdekat, percetakan cimahi, percetakan sukabumi, cetak stiker online, cetak brosur online, cetak kalender online

Selamat datang di website dexa printing

percetakan online, Percetakan terdekat, percetakan cimahi, percetakan sukabumi, cetak stiker online, cetak brosur online, cetak kalender online Perbedaan jilid buku hard cover & soft cover

Perbedaan jilid buku hard cover & soft cover

30 Aprl 20 13:19:47

Apakah kalian sedang membuka usaha penyedia jasa jilid buku? Apakah kalian sudah tahu betul perbedaan softcover dan Hardcover? Kalian perlu mengetahui perbedaan keduanya, bukan hanya metode dan langkah-langkahnya saja, kalian juga harus menggali lebih dalam mengenai teknik sampai kiat agar hasil jilid menjadi lebih baik, sehingga usaha kalian semakin banyak peminatnya.

BOOKBINDING ALIAS JILID BUKU

Pada artikel Sejarah jilid buku dijelaskan bahwa alam dunia percetakan jenis penjilidan buku mempunyai sejarah yang panjang, pemakaian kertas sudah dilakukan sejak begitu lama dan yang paling terkenal adalah pemakaian kertas di zaman Mesir Kuno.

Gambar: Buku

Sejak digunakan sampai saat ini penggunaan kertas tidak pernah surut, bahkan ketika era digital sudah merambah berbagai aspek. Lembaran kertas masih terus dipakai tentu saja dengan banyak perubahan dalam bentuk yang lebih modern. Pada zaman dahulu kertas hadir dalam bentuk lembaran terpisah, sedangkan masa sekarang kertas-kertas sudah hampir pasti hadir dalam bentuk jilidan.Book binding atau penjilidan buku dari lembaran kertas memang suatu inovasi yang sangat menarik, penjilidan buku diterapkan untuk berbagai kebutuhan. Ada yang menggunakannya untuk majalah, novel, skripsi hingga sekedar membuat laporan penelitian atau tugas sekolah.

Penjilidan asalah proses menyatukan rangakaian kertas-kertas secara berurutan kedalam bentuk buku, ada kalanya disatukan terlebih dahulu per bagiannya untuk kemudian disatukan, ataupun langsung satu persatu dari kertasnya.

SOFT COVER DAN HARDCOVER
Gambar: Hardcover dan softcover

Meskipun memiliki tujuan yang sama untuk menyatukan lembaran kertas, jilid buku adalah proses yang rumit. Selain itu prosesnya juga berbeda-beda metodenya, ada beberapa Cara Mudah Dalam Menjilid Buku Sendiri. Contoh saat membuat laporan penelitian atau tugas makalah, biasanya penjilidan hanya menggunakan selotip hitam dan staples. Namun untuk buku memiliki susunan lembar kertas yang tebal seperti skripsi dan sejenisnya, penjilidan dilakukan dengan rumit. Adapun pita yang digunakan dipakai dan bahan sampulnya pun sangat berbeda bukan dari mika makalah.

Jenis penjilidan ini setidaknya memiliki dua jenis penjilidan yang dibedakan berdasarkan sampulnya, yaitu jilid buku soft cover dan jilid buku hardcover. Jika kalian hanya melihat istilahnya saja sebenarnya kalian sudah bisa menjawab dengan sederhana. Jilid buku soft cover adalah jilid buku yang tidak tebal alias soft, sedangkank jilid buku hardcover adalah jilid buku dengan sampul tebal. Secara garis bedar pengertian sederhananya seperti itu, namun aplikasi metodenya jelas sangat berbeda langkah-langkahnya, selain itu perbedaan keduanya sangat mempengaruhi pada hasil penjilidan yang dilakukan.

Perbedaan softcover dan Hardcover :

  1. Ketahanan, hardcover tentu memiliki ketahanan yang kuat karena terbuat dari kulit dan soft cover terbuat dari kain biasa atau kertas yang memiliki ketebalan sedikit tinggi.
  2. Dari segi pengerjaannya hardcover dan soft cover memiliki perbedan, pelapis punggung pada hardcover diberi board sebagai penguat atau penahan kertas agar terlihat kokoh atau tahan lama dan memberi kesan lebih elegan, sementara soft cover biasanya pada punggung buku tidak diberi board hanya diberi lem saja sebagai pelapisnya.
  3. Kualitas, dari jilid buku hardcover lebih tahan lama karena menggunakan gsm yang tinggi dan dapat menyimpan hingga ratusan halaman kertas, sedangkan soft cover hanya menyimpan kurang sari ratusan halaman kertas. Jika dibandingkan soft cover memiliki jauh lebih flexible dan mudah mengganti halaman dengan cepat dibanding hardcover. Hardcover memiliki desain yang lebih tahan lama dibanding soft cover.
  4. kepopuleran kedua jilid buku ini  tidak dapat ditentukan karena soft cover dan hardcover masing masing mempunyai perannya masing-masing, contoh soft cover seperti passport atau memo dan hardcover contohnya yaitu buku kamus atau novel.

Sumber : Maxipro.co.id

©2018 Dexa Printing All right reserved   Developed by javwebnet